Belly mouth berakhir merengut sebal di sisa hari. Mendecak dan meludah untuk menunjukkan kekesalan. Marah karena dihalangi dari ikut mencumbu Yuuji yang ia juga cintai.
Sementara itu Yuuji...
Sebenarnya selama ini Yuuji iba melihat belly mouth...
Kenapa suaminya tak mengizinkan mulut di perutnya itu untuk mengekspresikan cinta padanya, Yuuji tidak paham.
Padahal belly mouth juga bagian dari Sukuna, tapi suaminya malah cemburu buta.
Padahal menurut Yuuji dicintai belly mouth tandanya suaminya itu sangat mencintainya—sampai2 kesadarannya yang lain juga ingin ikut memuaskan Yuuji.
Rasa kasihannya itu membuat Yuuji memikirkan suatu rencana yang 100% akan membuat Sukuna marah..
Yang jika diketahui suaminya, Yuuji akan dihukum di atas ranjang selama berhari-hari. Tak akan dibiarkan keluar kamar bahkan untuk sekadar mandi.
Huh?
Memangnya itu hukuman, ya?
Dipikir-pikir, suaminya yang sibuk itu akhir-akhir ini kurang memperhatikannya.
Yuuji memang masih dicumbu tiap ada kesempatan, namun Sukuna akhir2 ini tak pernah melakukannya sampai tuntas. Yuuji ditinggal dalam kondisi basah karena suaminya lebih dulu dipanggil untuk mengurus ini dan itu.
Yuuji menggigit bibir bagian bawah, sementara kedua sudutnya melengkung naik.
Oh, Yuuji tahu apa yang harus ia lakukan untuk memuaskan mereka bertiga.
Yang ia butuhkan juga cukup mudah didapatkan.
Hanya situasi malam hari ketika suaminya sedang lengah dan tak waspada.
Serta racikan obat tidur dari tabib kepercayaan keluarga Ryomen.
.
.
End ah ak mau nugas wkwk.
Revospring uses Markdown for formatting
*italic text* for italic text
**bold text** for bold text
[link](https://example.com) for link